wulan

Kitab Al-Qur'an adalah benar-benar sabda Allah SWT yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan mutu keajaiban terletak pada gaya bahasanya yang sempurna dan agung. Suatu mukjizat yang dapat disaksikan oleh umat manusia untuk membuktikan kebenaran Nabi Muhammad SAW.

Selasa, 15 Desember 2009

pancasila....

ASAL-USUL PANCASILA


Ada tiga teori yang mengkaji asal-usul Pancasila. TEORI PERTAMA menyatakan, Pancasila berasal dari bumi Indonesia, lahir akibat proses kebudayaan bangsa Indonesia yang beragam, kemudian dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini sejak zaman penjajah Jepang bercokol di Indonesia.
Pancasila, menurut teori ini, merupakan ramuan yang mencakup semua ajaran agama yang hidup di Indonesia, pandangan hidup yang diwarisi dari nenek moyang dan gagasan pemikiran modern yang diperoleh dari para sarjana Indonesia didikan Barat pada masa penjajahan Belanda.


Berdasarkan sumberdaya semacam itulah Indonesia merdeka dibangun, di atas perpaduan yang harmonis dalam menampung segala macam keyakinan agama, ideologi perjuangan, dan paham kemasyarakatan yang tumbuh di seluruh wilayah Indonesia, selama masa perjuangan melawan penjajah Belanda dan Jepang.
Perpaduan ini mengambil prinsip-prinsip yang dianggap mewakili cita-cita semua golongan bangsa Indonesia yang memperjuangkan negara Indonesia merdeka, termasuk di dalamnya cita-cita umat Islam Indonesia.
Menurut teori ini, dalam merumuskan Pancasila, Soekarno telah berhasil memadukan aspirasi para pemimpin Islam ketika itu, yang berhasrat menjadikan Islam sebagai ideologi dan dasar negara, dengan cara memasukkan ke-Tuhan-an sebagai salah satu silanya.
Dalam ide pokok konsepsi ini, agaknya Pancasila ingin berdiri sebagai wakil kepercayaan seluruh umat beragama di negeri ini. Dalam perkembangan berikutnya, penguasa ingin mencari kepastian hukum atas keinginan tersebut, yang pada gilirannya melahirkan doktrin azas tunggal, dengan tujuan pokoknya “Mempancasilakan Umat Beragama”.
TEORI KEDUA menyatakan, Pancasila yang dikemukakan oleh beberapa orang pemimpin pergerakan Indonesia di dalam rapat BPUPKI dalam sidangnya pada bulan Juni 1945, adalah pengaruh dari kode moral ajaran Budha yang telah menjadi tuntunan dan tatanan hidup sehari-hari di dalam masyarakat, terutama masyarakat Jawa.
TEORI KETIGA menyatakan, Pancasila yang digagas oleh Mohamad Yamin, Soepomo,
dan Ir. Soekarno adalah kepanjangan dari doktrin zionis yang telah dipropagandakan oleh tokoh-tokoh freemasonry di Asia pada umumnya, dan Asia Tenggara pada khususnya.
Teori ketiga ini dikemukakan oleh Abdullah Patani dalam risalah kecil berjudul “Freemasonry di Asia Tenggara”. Untuk membuktikan kebenaran teorinya itu, Abdullah Patani telah menunjukkan adanya persamaan antara sila-sila Pancasila dengan Khams Qanun Zionis, dan azas-azas ideologi negara yang dikemukakan oleh Nehru di India, Dr. Sun Yat Sen di Cina, Pridi Banoyong di Thailand, dan Andres Bonivasio di Filipina.
Adanya persamaan sila-sila yang lima tersebut, Abdullah Patani menyimpulkan, bahwa hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai sekedar persamaan gagasan secara kebetulan, melainkan pasti terdapat pengaruh kuat doktrin zionisme para tokoh-tokoh tersebut.
Soekarno dalam suatu pidato yang disampaikan di hadapan rapat BPUPKI (tanggal 1 Juni 1945) dengan terus terang mengakui bahwa ia terpengaruh oleh pemikiran Dr. Sun Yat Sen yang telah merumuskan dasar ideologinya dengan nama “San Min Chu I”. Soekarno juga mengakui, semasa berumur 16-17 tahun telah mendapat ajaran tentang paham internasionalisme dari seorang guru Belanda di Surabaya bernama A. Baars.
Abdullah Patani menyatakan, ideologi yang diambil oleh Dr. Sun Yat Sen berasal dari doktrin zionisme melalui gagasan Freemasonry Asia, dimana Sun Yat Sen termasuk anggotanya.
Soekarno pernah mengatakan, Pancasila merupakan dasar dan ideologi yang menampung semua aliran dan paham yang hidup di dalam masyarakat Indonesia. Namun Soekarno tidak menjelaskan bagaimana kongkritnya pelaksanaan sila-sila tersebut agar benar-benar dapat mewujudkan tatanan yang dikehendaki oleh masing-masing paham dan agama yang ada di Indonesia.
Soekarno jugaa sering melontarkan semboyan, bahwa semua agama itu sama, karena semua agama bertujuan mencapai kebaikan hidup. Semboyan itu, menurut Abdullah Patani, sama persis dengan doktrin freemasonry yang biasa disebut dengan floatisme.
Floatisme bertujuan mengambangkan keyakinan semua umat beragama, sehingga setiap pemeluk agama tidak boleh menyatakan keyakinannya secara khusus di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Setiap pemeluk agama harus mencari titik persamaan agar kehidupan berbangsa dan bernegara tidak didominasi oleh satu ajaran agama tertentu saja.
Bukan hanya Soekarno yang menganut floatsime (doktrin freemasonry) juga Mr. Mohamad Yamin, Mr. Soepomo, bahkan Haji Agus Salim.
(Dikutip dari buku berjudul “Doktrin Zionisme dan Ideologi Pancasila”, Wihdah Press, Yogyakarta),
SEA Games Laos 2009
Malaysia Salip Perolehan Medali Indonesia
Edwan Ruriansyah, Shinta Eka Puspasari
Maskot SEA Games Laos 2009

VIVAnews - Kontingen Malaysia menyalip perolehan medali emas Indonesia pada ajang South East Asian (SEA) Games ke-25 di Laos, Sabtu petang, 12 Desember 2009. Malaysia menduduki peringkat 4 perolehan medali sementara dengan 15 emas, 15 perak dan 24 perunggu.

Lima medali emas direbut Malaysia dari cabang karate dan menyelam. Karateka putra R Punaveswaran mendapat emas dari nomor kumite di bawah 55 kilogram, ditambah emas dari karateka putri G Yamini dari nomor kumite di bawah 68 kilogram. Emas terakhir diraih tim kumite putri.

Penyelam putri Pandelela Rinong mendapat medali emas dari nomor platform 10 meter. Sebelumnya, medali emas untuk nomor putra digondol Bryan Nickson. Penyelam Ken Nee Yeoh dari nomor springboard tiga meter turut menyumbang emas.

Thailand dan Vietnam terus bergantian berada di puncak perolehan medali. Vietnam dengan 20 emas dan Thailand 18 emas. Berturut-turut di bawahnya Singapura (16) dan Malaysia (15). Kontingen Indonesia masih bercokol dengan 13 emas, 13 perak dan 15 perunggu.
Singapura Teratas Dalam Perolehan Medali
Kamis, 10 Desember 2009 22:29 WIB | Olahraga | SEA Games 2009 | Dibaca 1414 kali
Singapura Teratas Dalam Perolehan Medali
(ANTARAGrafis/Ardika)
Vientiane (ANTARA News/AFP) - Laos dan Singapura lolos ke semi final cabang sepak bola SEA Games, Kamis, saat Singapura merebut lima medali emas dari cabang renang yang mengantar mereka ke posisi teratas perolehan medali.

Laos dan Singapura, yang saling bertemu pada pertandingan terakhir di Grup B, menyadari bahwa hasil imbang saja sudah cukup bagi kedua tim tersebut untuk melangkah ke babak berikutnya.

Meskipun ada beberapa peluang bagi tim tuan rumah, kedua tim terlihat malas untuk menyerang selama babak kedua dan pertandingan berakhir dengan kedudukan imbang 0-0.

Hasil tersebut menyingkirkan Indonesia, yang hanya mengumpulkan satu poin, bersama dengan Myanmar, yang pada pertandingan terakhir Grup B itu mengalahkan Indonesia 3-1.

Mempertimbangkan antusias penduduk Laos, kedua pertandingan itu dipindahkan ke stadion yang berkapasitas 20 ribu tempat dudukan di Komplek Olahraga Nasional. Sebelumnya pertandingan dijadwalkan di tempat yang memuat 10 ribu penonton.

Sementara itu dari kolam renang, Singapura merebut lima medali emas dari tujuh nomor final yang dilombakan, termasuk rekor baru SEA Games, 56,03 detik yang dicetak Quah Ting Wen pada nomor 100 meter gaya bebas putri dam catatan waktu baru pada 4x200 gaya bebas, delapan menit 11,75 detik.

Perenang Malaysia Siow Yi Ting mencetak rekor baru SEA Games sekaligus memenangi 200 meter gaya ganti perorangan putri dengan waktu 2:14.57.

Singapura, yang menyapu bersih tujuh medali emas tenis meja pada SEA Games 2007 di Korat, Thailand, melanjutkan dominasi mereka, memenangi beregu putra dan putri.

Singapura kini mengumpulkan 11 medali emas, hampir dua kali lipat dari Thailand dan Vietnam, yang masing-masing mengumpulkan enam medali emas. Negara yang belum meraih emas adalah Timor Timur dan Brunei.

Dua tahun lalu, Thailand mendominasi perolehan medali dengan 183 emas dari total 477, mengungguli posisi kedua Malaysia yang mengumpulkan 68 emas, dan Vietnam dengan 64 emas.

SEA Games ke-25 dibuka di ibukota Laos, Vientiane, Rabu malam, dengan Thailand sepertinya akan mendominasi kembali.

Atlet-atlet dari 11 negara berkompetisi dalam 28 cabang olah raga, dengan atletik baru akan digelar hari Minggu.

Negara-negara yang mengikuti SEA Games itu adalah Brunei Darusalam, Kamboja, Timor Leste, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura. SEA Games akan ditutup pada 18 Desember.(*)

sejarah geto

1. MASTER KANRYO HIGASHIONNA


Karate diciptakan oleh Master Kanryo Higashionna yang hidup antara tahun 1840 – 1910 pertama di kota Naha pulau Okinawa, Master Higashionna mulai mempelajari ilmu beladiri sejak tahun 1850 an di kota kecil Tomari dan Shuri

Master Higashionna mulai memperdalam ilmu beladiri tangan kosong selain di Okinawa juga belajar di China dengan Master Woo ( Ru dalam bahasa Jepang ) antara 15 – 20 tahun mempelajari Boxing China, dia melihat Goju sebagai arah yang tepat sebagai gayanya bukan di Okinawa melainkan di China. Setelah kembali ke Okinawa diciptakan dan dikembangkan sistem bertarungnya dengan cara bertarung China dan mulai memiliki murid diantaranya bernama Chojun Miyagi.

2. MASTER CHOJUN MIYAGI

Chojun_MiyagiChojun miyagi lahir pada 25 april 1888 di Naha Okinawa, Sensei Miyagi yang mengembangkan karate Goju di jepang. Master Chojun Miyagi mulai belajar karate sejak berusia antara 9 – 11 tahun. Setelah Master Kanryo Higashionna meninggal dunia Chojun Miyagi belajar ke China di propinsi Fukien di biara Saolin dan Pa Kua beladiri China.

Pada tahun 1929 dia beri nama GOJU KAI paduan antara Keras dan Lembut, dia menciptakan kata Sanchin sebagai aplikasi Keras dan kata Tensyo aplikasi dari lembut. Master Miyagi meninggal dunia di Okinawa pada 8 Oktober 1953. Di Okinawa, Chojun Miyagi digelari “Bushi Magusuku” ( “gentleman warrior” ). Pada tahun 1951, Hanshi Gogen Yamaguchi menerima tingkatan Dan 10 dari Chojun Miyagi.

3. MASTER GOGEN YAMAGUCHI

YamaguchiGogenHansi Gogen Yamaguchi lahir pada 20 Januari 1909 dikota Kagoshima pulau Kyusu, sejak kecil dia tertarik dengan beladiri, disekolah dia berlatih Kendo, Gogen Yamaguchi mulai belajar karate dibawah bimbingan Mr. Maruta yang berasal dari Okinawa.

Ketika Sensei Yamaguchi kuliah untuk pertama kalinya bergabung bersama klub karate Universitas Ritsumeikan di Kyoto. Pada tahun 1931 ketika berusia 22 tahun tertarik dan menemukan teknik Goju dari Master Chojun Miyagi, Gogen Yamaguchi berhasil sukses mendirikan sekolah Goju di Jepang dan mengembangkan karate Goju bukan hanya di jepang tetapi di seluruh dunia hingga sekarang.

Pada tahun 1951, Hanshi Gogen Yamaguchi menerima tingkatan Dan 10 dari Chojun Miyagi. Dan pada tahun 1949, dari Chojun Miyagi, Gogen Yamaguchi juga mendapat gelar “GOGEN” yang konon berarti “orang yang dipercayai” untuk melanjutkan pengembangan Goju-Ryu di seluruh Jepang. Hanshi Gogen Yamaguchi mendapat penghargaan yang dikenal sebagai : ” Ranju – Hosho ” (Blue Ribbon Medal) dari kaisar Jepang. Gelar ” the cat ” dari Gogen Yamaguchi belum diketahui siapa yang pertama kali menggunakannya terhadap Yamaguchi.

4. MASTER GOSHI YAMAGUCHI

goshi yamaghuciGoshi Yamaguchi di lahirkan di Shinjing, Manchuria pada 28 September 1942, sebagai putra ketiga dari Kaiso ( pendiri ) Master Gogen Yamaguchi. Pada tahun 1951, dalam usianya yang kedelapan tahun, Goshi mulai berlatih Karate-Dojo di Senzoku Dojo di Asakusa. Goshi Yamaguchi mencapai tingkat Dan – 1 pada tahun 1957, meraih Dan – 2 pada tahun 1959. Pada tahun 1962 Goshi meraih Dan – 3 serta meraih derajat instruktur.

Goshi melanjutkan studinya di Universitas Nihon pada tahun 1963, dalam bidang Cinema di Fakultas Seni. Ketika Goshi menjadi Mahasiswa, Goshi ke Amerika Serikat mengajar Karate-Do pada cabang – cabang GojuKai yang ada di Amerika Serikat selama setahun.

Setelah Goshi kembali ke Jepang dari Amerika Serikat, Goshi mengajar Karate pada berbagai dojo – dojo Goju-Ryu. Goshi menjadi sarjana seni di universitasnya pada tahun 1969, di saat mana Goshi juga sudah menjadi “ full time ” Shihan di Honbu ( Dojo Pusat ) dengan suatu tekad akan mempromosikan dan memajukan Goju-Ryu Karate-Do. Goshi telah mengunjungi dan mengajar Karate-Do pada lebih 40 negara di Dunia dalam kapasitasnya baik selaku instruktur resmi Gojukai, maupun selaku instruktur All Japan Karate-Do Federation. Instruktur resmi Tokyo Karate Federation dan juga sebagai wasit International.

Pada tahun 1990, Goshi dipilih menjadi presiden All Japan Karate-Do Gojukai Association , sekaligus juga terpilih sebagai President International Karate-Do Gojukai Association ( IKGA ) dan juga pada tahun yang sama Goshi terpilih sebagai Saiko Shihan ( Grand Master ) pada dua organisasi tersebut.

5. SHIHAN Drs. SETYO HARYONO

Setyo Haryono almarhum dikenal sebagai pendiri Karate-Do Gojukai Indonesia, seluruh orang mengetahui hal tersebut, bahkan dunia perkaratean Indonesia dan Internasional ( IKGA ) mengakui hal tersebut. Sebagai salah seorang Putra terbaik Bangsa yang lahir di kota Semarang Jawa Tengah tanggal 15 Agustus 1933, telah terpilih menjadi mahasiswa program beasiswa Departemen Luar Negeri ke Jepang ( tahun 1963 – 1964 ).

Selama belajar di Jepang Setyo Haryono almarhum, selain mendalami ilmu Ekonomi di Universitas, juga memperlajari bela diri Karate dan belajar langsung dengan Hasih Gogen Yamaguchi almarhum ( DAN 10 ) di perguruan Gojukai 16 – 23 Chome Zenpukuzi Sunigami-Ku Tokyo Jepang hingga meraih sabuk hitam tingkatan DAN 3.

Pada tahun 1967 Setyo Haryono almarhum kembali ke Indonesia dan mulai memperkenalkan dan mengembangkan Karate-Do Gojukai di tanah air, dan untuk kesekian kalinya Sensei Drs. Setyo Haryono almarhum kembali ke Jepang untuk memperdalam ilmu karatenya dan berhasil meraih tingkatan DAN 4, tingkatan paling tinggi dan langka saat itu.

Sensei Drs. Setyo Haryono almarhum ketika berulang tahun yang ke – 34 tahun tepatnya tanggal 15 Agustus 1967 mendirikan Karate-Do Gojukai Indonesia di jalan Kendal No. 20 Menteng Jakarta Pusat. Sebagai pengembangan di bentuklah Komisariat Daerah ( Komda ) salah satunya KOMDA DKI Jakarta kemudian komda –komda lainnya. Sepanjang hidupnya beliau terus mempelajari Karate-Do dan diakhir masa hidupnya Sensei Drs. Setyo Haryono menerima anugrah tingkatan DAN 6 dari Hansi Gogen Yamaguchi. Shihan Drs. Setyo Haryono almarhum meninggal dunia tanggal 27 April 1979 di kota Semarang Jawa Tengah.

Karate-Do Gojukai adalah karate yang masih original asli dari jepang, yang tidak pernah di ubah / mengalami perubahan di Indonesia sendiri, seperti yang terjadi pada beberapa perguruan bela diri karate. Karate-Do Gojukai mempunyai ciri khas sendiri seperti namanya “ Go dan Ju “ yang artinya Go adalah keras dan Ju adalah Lembut ini terlihat dari dua kata Goju yaitu Sanchin dan Tensyo, Go sendiri dicerminkan pada Sanchin sedangkan Ju sendiri dicerminkan pada kata Tensyo, juga pada kata yang nama lainnya adalah kata seperti Seifa, Seinchin, Sansero, Sisochin, Seishan, Seipai, Kururumfa, Sumparumpei, dan yang lainnya.
Sejarah Karate Indonesia

Karate masuk di Indonesia bukan dibawa oleh tentara Jepang melainkan oleh Mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang kembakli ke tanah air, setelah menyelesaikan pendidikannya di Jepang. Tahun 1963 beberapa Mahasiswa Indonesia antara lain: Baud AD Adikusumo, Karianto Djojonegoro, Mochtar Ruskan dan Ottoman Noh mendirikan Dojo di Jakarta. Mereka inilah yang mula-mula memperkenalkan karate (aliran Shoto-kan) di Indonesia, dan selanjutnya mereka membentuk wadah yang mereka namakan Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI) yang diresmikan tanggal 10 Maret 1964 di Jakarta.
Beberapa tahun kemudian berdatangan ex Mahasiswa Indonesia dari Jepang seperti Setyo Haryono (pendiri Gojukai), Anton Lesiangi, Sabeth Muchsin dan Chairul Taman yang turut mengembangkan karate di tanah air. Disamping ex Mahasiswa-mahasiswa tersebut di atas orang-orang Jepang yang datang ke Indonesia dalam rangka usaha telah pula ikut memberikan warna bagi perkembangan karate di Indonesia. Mereka-mereka ini antara lain: Matsusaki (Kushinryu-1966), Ishi (Gojuryu-1969), Hayashi (Shitoryu-1971) dan Oyama (Kyokushinkai-1967).
Karate ternyata memperoleh banyak penggemar, yang implementasinya terlihat muncul dari berbagai macam organisasi (Pengurus) karate, dengan berbagai aliran seperti yang dianut oleh masing-masing pendiri perguruan. Banyaknya perguruan karate dengan berbagai aliran menyebabkan terjadinya ketidak cocokan diantara para tokoh tersebut, sehingga menimbulkan perpecahan di dalam tubuh PORKI. Namun akhirnya dengan adanya kesepakatan dari para tokoh-tokoh karate untuk kembali bersatu dalam upaya mengembangkan karate di tanah air sehingga pada tahun 1972 hasil Kongres ke IV PORKI, terbentuklah satu wadah organisasi karate yang diberi nama Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).
Sejak FORKI berdiri sampai dengan saat ini kepengurusan di tingkat Pusat yang dikenal dengan nama Pengurus Besar/PB. telah dipimpin oleh 6 orang Ketua Umum dan periodisasi kepengurusannyapun mengalama 3 kali perobahan masa periodisasi yaitu ; periode 5 tahun (ditetapkan pada Kongres tahun 1972 untuk kepengurusan periode tahun 1972 – 1977) periodisasi 3 tahun (ditetapkan pada kongres tahun 1997 untuk kepengurusan periode tahun 1997 – 1980) dan periodisasi 4 tahun ( Berlaku sejak kongres tahun 1980 sampai sekarang).
Adapun mereka-mereka yang pernah menjadi Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Umum) FORKI sejak tahun 1972 adalah sbb :
Periode/Masa Bakti
Ketua Umum
Sekretaris Jenderal/Umum
Keterangan
1972 – 1977
Widjojo Suyono
Otoman Nuh
Kongres IV PORKI/FORKI 1972 di Jakarta
1977 – 1980
S u m a d i
Rustam Ibrahim
Kongres V FORKI 1977 di Jakarta
1980 – 1984
Subhan Djajaatmadja
G.A. Pesik
Kongres VI FORKI 1980 di Jakarta
1984 – 1988
R u d i n i
Adam Saleh
Kongres VII FORKI 1984 di Bandar Lampung
1988 – 1992
R u d i n i
G.A. Pesik
Kongres VIII FORKI 1988 di Jakarta
1992 – 1996
R u d i n i
G.A. Pesik
Kongres IX 1992 di Jakarta (Diperpanjang sd 1997)
1997 – 2001
W i r a n t o
Drs. Hendardji -S,SH.
Kongres X FORKI 1997 di Caringin Bogor Jawa Barat
2001 – 2005
Luhut B. Pandjaitan, MPA.
Drs. Hendardji -S,SH.
Konres XI FORKI 2001 di Jakarta
2005 – 2009
Luhut B. Pandjaitan, MPA.
Drs. Hendardji -S,SH.
Kongres XII FORKI 2005 di Jakarta
PERGURUAN KARATE ANGGOTA FORKI
1. AMURA
2. BKC (Bandung Karate Club)
3. BLACK PANTHER KARATE INDONESIA
4. FUNAKOSHI
5. GABDIKA SHITORYU INDONESIA (Gabungan Beladiri Karate-Do Shitoryu)
6. GOJUKAI (Gojuryu Karate-Do Indonesia)
7. GOJU RYU ASS (Gojuryu Association)
8. GOKASI (Gojuryu Karate-Do Shinbukan Seluruh Indonesia)
9. INKADO (Indonesia Karate-Do)
10. INKAI (Institut Karate-Do Indonesia)
11. INKANAS (Intitut Karate-Do Nasional)
12. KALA HITAM
13. KANDAGA PRANA
14. KEI SHIN KAN
15. KKNSI (Kesatuan Karate-Do Naga Sakti Indonesia)
16. KKI (Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia)
17. KYOKUSHINKAI (Kyokushinkai Karate-Do Indonesia)
18. LEMKARI (Lembaga Karate-Do Indonesia)
19. PERKAINDO
20. PORBIKAWA
21. PORDIBYA
22. SHINDOKA
23. SHI ROI TE
24. TAKO INDONESIA
25. WADOKAI (Wadoryu Karate-Do Indonesia)
PB. FORKI beberapa kali mendapat kepercayaan menyelenggarakan even Internasional diantaranya :
1. Menjadi tuan rumah APUKO II tahun 1976 dilaksanakan di Jakarta.
2. Menjadi tuan rumah APUKO VII tahun 1987 dilaksanakan di Jakarta.
3. Menjadi tuan rumah APUKO Junior tahun 1991 dilaksanakan di Jakarta.
Disamping even-even tersebut PB. FORKI dipercayakan juga oleh KONI Pusat sebagai penyelenggara pertandingan karate pada even Sea Games dimana Indonesia menjadi tuan rumah yaitu masing-masing :
1. Sea Games XIV tahun 1987 di Jakarta.
2. Sea Games XIX tahun 1997 di Jakarta.
PB. FORKI pernah menggelar even Internasional diluar agenda resmi dari WKF dan AKF sebagai inisiatif sendiri dari PB. FORKI yaitu “ Indonesia Open Karate Tournamen “ yang dilaksanakan di Jakarta tahun 2002.

Jumat, 11 Desember 2009

Acara mudah bikin roket air (water rocket)

Bahan roket air :

botol aqua bekas 1500 ml/600 ml
polyfoamatau sterofoam (gabus)
double tape
isolasi
kertas tebal (BC, ivory) ukuran 20 x 15 cm
Cara membuat :

Botol dibersihkan Stiker botol dikelupas, lingkaran biru di leher botol dibuang
Ukur keliling bagian di atas leher botol, bagi empat bagian sama rata tandai dengan ballpoint (untuk panduan menempelkan sirip roket)
Potong gabus menjadi segitiga tidak sama sisi ukuran 10.5 x 9.5 x 4 cm, sudut 90 derajat sebanyak 4 buah,
lapisi sirip dengan isolasi agar tidak mudah pecah
masing-masing tempeli dengan double tape pada bagian sisi terpanjang
tempelkan di botol yang sudah ditandai dengan ballpoint. pastikan posisi sirip lurus ke atas dan tidak miring (agar roket bisa meluncur dengan tegak )
agar sirip menempel lebih kuat,
lapisi dengan isolasi pada pertemuan antara gabus sirip dengan botol pada setiap sisinya. atau bisa juag dengan ditetesi lem bakar
Langkah selanjutnya membuat kerucut di ujung roket agar roket lebih dinamis Kertas tebal dibentuk kerucut, di beri isolasi, kemudian dipotong melingkar
tempelkan kerucut di pantat botol, pastikan ujungnya tidak menceng, tetapi tegak lurus ke atas beri pemberat (di dalam kerucut) berupa kerikil 3 biji (atau bahan lainnya) rekatkan kerucut pada botol dengan isolasi sampai benar-benar kuat dan semua permukaan kerucut dilapisi dengan isolasi.
untuk mempermanis penampilan, badan roket diberi warna bisa di cat warna-warni atau di tempeli isolasi warna warni. usahakan tidak menggunakan aksesoris pita/kertas krep karena bisa mengurangi daya luncur roket.(roket tidak bisa tinggi) roket siap diluncurkan
tips : untuk meluncurkan roket, air bisa diberi warna agar tampak lebih menarik air dicampur sedikit sabun/deterjen agar daya dorong roket lebih kuat tinggal membuat peluncurnya

Ada banyak jenis peluncur roket air. dari yang paling sederhana sampai yang canggih. mulai dari modelnya,bahannya, cara kerjanya, dan sebagainya kualitas peluncur sangat berpengaruh pada jarak tempuh roket ataupun ketepatan pada sasaran sewaktu roket ditembakkan. berikut langkah-langkah membuat peluncur sederhana

bahan :

pot bunga wadah negatif film klep / dop ban dalam sepeda/motor

alat :

lem bakar / hot glue
cutter / gunting
cara membuat :

lubangi pot di bagian tengahnya
lubangi wadah negatif film di tengahnya
masukkan klep/dop ke wadah negatif film dari dalam
beri lem bakar
masukkan ke pot
kunci dengan ring yg tersedia
Ok dech peluncur siap dipakai, Peluncur ini akan meluncurkan roket secara otomatis ketika tekanan udara yang diberikan telah maksimum